Nyadran Makam Giriloyo Ngaliyan : Wujud Pelestarian Tradisi, Doa Leluhur Menyambut Ramadan 1447 H / 2026

 

Ngaliyan, Semarang - Rangkaian kegiatan Nyadran Makam Giriloyo Ngaliyan Tahun 2026, diawali dengan resik-resik makam, yang diikuti oleh warga secara gotong royong sebagai wujud kepedulian dan penghormatan terhadap tempat peristirahatan terakhir para leluhur. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial antar warga.

Setelah kegiatan resik-resik makam, acara dilanjutkan dengan Kirab budaya berupa arak-arakan tumpeng dari berbagai RW yang tergabung makam Giriloyo dengan peserta sekitar 600 orang arak-arakan di mulai dari Pendopo Joglo yang kemudaian di Kirab menuju makan Giriloyo dengan di iringan Hadroh dan Sound Horeg dari warga setempat” luar biasa pengunjung maupun peserta “ kemudian di lanjutkan dengan sambutan dan santunan kepada warga yang jompo atau tidak mampu di RW masing-masing, pembacaan Yasin dan Tahlil yang dipanjatkan bersama-sama, dengan tujuan mendoakan para leluhur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa sepanjang rangkaian doa bersama tersebut.

Selanjutnya, warga mendapatkan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz H. Drs. Bisri, yang memberikan nasihat dan penguatan spiritual tentang makna nyadran, pentingnya mendoakan leluhur, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keimanan dalam kehidupan bermasyarakat. Tausiyah ini menjadi pengingat akan pentingnya keseimbangan antara tradisi, ibadah, dan kehidupan sosial.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan persaudaraan antarwarga yang hadir. Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat dan penuh keakraban antara warga, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan Nyadran Giriloyo Tahun 2026.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kegiatan Nyadran Giriloyo Tahun 2026 merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian budaya, penghormatan kepada para leluhur, serta sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Pada tahun 2026 ini, kepanitiaan kegiatan Nyadran dilaksanakan oleh RW 03, dengan sistem kepanitiaan yang akan dilaksanakan secara bergiliran setiap tahunnya oleh masing-masing RW di wilayah Giriloyo. diharapkan tradisi Nyadran dapat terus lestari, menumbuhkan nilai-nilai religius, sosial, dan budaya, serta memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan warga Giriloyo dari generasi ke generasi.

Kami mewakili Panitia Nyadran mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya dan kelancaran acara ini, kami juga mohon maaf apabila dalam penyelengaraan kegiatan Nyadran tahun 2026 ada yang kurang, semoga dalam kegiatan ini menjdi ladang ibadah kita semuanya..Aamiin…Semangat Guyub Rukun.

Kumpulan foto dan video 



























































Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama