Setelah kegiatan resik-resik makam, acara
dilanjutkan dengan Kirab budaya berupa arak-arakan tumpeng dari
berbagai RW yang tergabung makam Giriloyo dengan peserta sekitar 600
orang arak-arakan di mulai dari Pendopo Joglo yang kemudaian di Kirab menuju
makan Giriloyo dengan di iringan Hadroh dan Sound Horeg dari warga setempat”
luar biasa pengunjung maupun peserta “ kemudian di lanjutkan dengan sambutan
dan santunan kepada warga yang jompo atau tidak mampu di RW masing-masing, pembacaan
Yasin dan Tahlil yang dipanjatkan bersama-sama, dengan tujuan
mendoakan para leluhur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa sepanjang rangkaian doa bersama
tersebut.
Selanjutnya, warga mendapatkan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz H. Drs. Bisri, yang memberikan nasihat
dan penguatan spiritual tentang makna nyadran, pentingnya mendoakan leluhur,
serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keimanan dalam kehidupan
bermasyarakat. Tausiyah ini menjadi pengingat akan pentingnya keseimbangan
antara tradisi, ibadah, dan kehidupan sosial.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama sebagai
simbol rasa syukur, kebersamaan, dan persaudaraan antarwarga yang hadir. Momen
ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat dan penuh keakraban antara warga,
tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan
Nyadran Giriloyo Tahun 2026.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kegiatan
Nyadran Giriloyo Tahun 2026 merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan sebagai
bentuk pelestarian budaya, penghormatan kepada para leluhur, serta sarana
mempererat tali silaturahmi antarwarga. Pada tahun 2026 ini, kepanitiaan
kegiatan Nyadran dilaksanakan oleh RW
03, dengan sistem kepanitiaan yang akan dilaksanakan secara bergiliran setiap tahunnya oleh
masing-masing RW di wilayah Giriloyo. diharapkan tradisi Nyadran dapat terus
lestari, menumbuhkan nilai-nilai religius, sosial, dan budaya, serta memperkuat
rasa kebersamaan dan persatuan warga Giriloyo dari generasi ke generasi.
Kami mewakili Panitia
Nyadran mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya
dan kelancaran acara ini, kami juga mohon maaf apabila dalam penyelengaraan
kegiatan Nyadran tahun 2026 ada yang kurang, semoga dalam kegiatan ini menjdi
ladang ibadah kita semuanya..Aamiin…Semangat Guyub Rukun.
























































